Quis custodiet ipsos custodes?
Kau tanggalkan semua
tak lupa secangkir usapan ego
yang terus kau tenggak
"Peradaban ini lucu, lihat wajah ketakutannya,"
dan kau memilih untuk berparodi,
biar mereka menjenggut karena merasa,
hanya untuk berakhir mendapati bayangnya
Namun beranikah kau menyelami bawah matamu?
Tak lekang sebentuk kecerdasan
dengan sadar meminumi beban,
karena beban berarti pengorbanan
Sayangnya tak ada keselamatan
dari ketidakmurnian
Lalu kau meringkuk; kalah, katamu,
lalu bermain mengadakan
dan meniadakan.
- Kebajikan tak kunjung menuai akhir, begitu pula mala, dan kau gariskan pada kebrutalan. Hanya kau dan Tuhan yang tahu.
No comments:
Post a Comment