And the sense of tragedy - according to Aristotle - comes ironically enough not from the protagonist's defects but from his virtue.
Menyadari budaya yang sakit adalah tidak dengan menjerit, tidak dengan mengibarkan bendera. Dan barangkali sejarah terdiri dari penemuan-penemuan yang separuh benar, separuh salah, sehingga kemajuan terus terjadi.
Pun kita mengakhirinya dengan menyambut, meminjam frasa Pramoedya dalam Anak Semua Bangsa, kehidupan yang lebih nyata daripada pendapat siapapun tentang kenyataan.
Cinta itu subversif.
1 comment:
Blogging competition compfest2011, pendaftaran gratis, berhadiah total jutaan rupiah. Info lebih lanjut di http://compfest2011.com/?id=b , thanks :)
Post a Comment