Kau membuatku mencuri, di rumahku sendiri. Entah sejak kapan gaung kerut tawamu terselip di setiap reklamasi. Berselimutkan embun dan peluh tak habis kita menalar mimpi, meretas sunyi. Lalu di keheningan kita menepi...
membiarkan fana
menaklukkan yang baka
mengasapi asa
atau mengasinkan luka
1 comment:
your words always fascinate me, tis...
btw, gw ganti link ya, udh bkn yg principessa lg. ganti jadi:
http://oktavinaa.blogspot.com/
Post a Comment